PKS NEWS UPDATE:
« »

Monday, October 21, 2013

Wujud peduli ummahat CBU kepada Panitia PKS ( Penyembelihan Kambing dan Sapi ) CBU

Ditengah kesibukan para ikhwah dalam menjalankan agenda atau acara PKS (Penyembelihan Kambing dn Sapi) hari Rabu lalu atau bertepatan dgn tgl 10 Dzulhijjah, sebagian ummahat DPRa PKS CBU juga ikut sibuk untuk mewujudkan bentuk kepeduliannya kepada Panitia .

Sebagian Ummahat CBU yang berjumlah 10 orang . Memasak makan siang untuk para panitia. Aksi masak-masak ini berjalan sebelum penyembelihan sapi dimulai. Dimana tepat jam 10.30 WIB, ummahat CBU beraksi . Sebenarnya Ka.DPRa bilang gk usah masak2lah, kita beli nasi bungkus aja .soalnyakan mulai penyembelihan Sapi jm 13.00 . Kita beli buat makan siang panitia aja ." Ujar Ummi Fadlan  Ka.BidPuan DPRa PKS CBU . Tapi, kami memberikan masukan supaya makan siang gk usah beli Nasi bungkus, gimana kalo kami yg masak. Untuk makan siang plus sore. Supaya kami juga ikut berpartisipasi dalam acara PKS (Penyembelihan Kambing dan Sapi ) ini, dan supaya lebih hemat. Sambung Ummi Fadlan.

Rujak ala Ummahat CBU jadi santapan awal, tepat pukul 11.00 WIB , sebelum terlksananya Penyembelihan Sapi, rujak ala Ummahat DPRa CBU ini disantap oleh para panitia yg sedang bergegas mempersiapkan untuk acara penyembelihan sapi. Kurang dari stengah jam, rujak yg terdiri dari Mangga,Timun,pepaya dan Nanas + sambel kacang ini ludes disantap oleh Panitia PKS .

Setelah penyembelihan sapi berlangsung,para panitia yg terdiri dari,kader inti,simpatisan hingga warga umum menjalankan tugasnya masing2 sesuai pos2nya masing2 yg telah di tentukan oleh ketua Acara yaitu akhina Roni Paslah. Ada 3 Pos, yaitu pos cincang,pembersih jeroan dan pos timbangan.

Setelah 1 jam lamanya bekerja,para panitia dipersilahkan untuk makan santapan siang yg telah disediakan oleh Ummahat CBU.

" Sungguh acara PKS ( Penyembelihan Kambing dan Sapi )  yg menyenangkan, selain dapet daging kurban, kita juga dapet makan siang. Alhamdulillah " ujar Andri di akhir acara .

#PKSKurban #kurbanMenguatkan

PKS ( Penyembelihan Kambing dan Sapi ) DPRa CBU

Jakarta, 15 Oktober 2013 atau bertepatan dengan tgl 10 Dzulhijjah 1434 H . Dimana tepat pada tgl itu, seluruh umat islam di Dunia merayak hari Raya Iedul Adha. Sebagaimana kita ketahui iedul Adha Identik dengan Berkurban. Dperintahkan اَللّهُ dlam surat Al-Kautsar ; 2 ) . "Maka dirikanlah Shalat karena Tuhanmujdan berkurbanlah " .

Tepat pada tgl itu Pula DPRa PKS Cipinang Besar Utara Kec.Jatinegara,jam 09.00 WIB ,  mengadakan Acara PKS (Penyembelihan Kambing dan Sapi ). Acara ini diHadiri oleh kader2 Inti,simpatisan hingga warga umum. Adapun 3 Sapi yg berasal dari . 1. Patungan kader2 CBU , 2. H.Aprial selaku Penyalur Setia Hewan Kurban di DPRa CBU dan 3. Saudara dari H.Aprial. 2 kambing berasal dari , 1. Kader CBU , 2. Sekretaris DPC PKS Jatinegara ( Ust.Benny Amri ) .

Untuk PK (  Penyembelihan Kambing) dimulai pukul 10.30 WIB . Untuk PS (Penyembelihan Sapi)  dimulai pukul 13.00 WIB . Dari kader inti Hingga Warga umum begitu antusias mengikuti acara ini.

Bahkan Ka.DPRa pun ikut ambil bagian dalam sesi perCincangan . " Setiap Pekerjaan yang berat akan terasa Ringan kalo dlakukan secara bersama " . Ujar Ka.DPRa CBU .

Tepat Pukul 16.30 WIB . Daging2 yg sudah di kecil2kan  siap di Packing. Ternyata dalam sesi Packing ini, Sekretaris DPC PKS Jatinegara juga ikut ambil bagian.

#PKSKurban #Kurban Menguatkan

Anis Matta: Hidup Indah Bila Berorientasi Karya

BALI - Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta mengatakan kehidupan siapa pun akan menjadi indah sepanjang orientasinya adalah karya bukan fokus pada mengejar jabatan semata.

"Jika yang bersangkutan fokus pada upaya memberi semangat berkontribusi, bukan berorientasi terhadap jabatan dan keuntungan material tertentu, hari-harinya jauh lebih tenang serta produktif," kata Anis dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/10).

Pernyataan tersebut diungkapkan Anis saat menghadiri acara lesehan bersama ratusan kader dan simpatisan PKS se-Bali di Al-Banna School, Denpasar.

Selain memompa semangat juang hadirin, Anis menjawab berbagai pertanyaan seputar dinamika politik di pentas nasional dan daerah.

Anis mengatakan, "Apabila kita sepakat untuk selalu memberi, mau tidak mau siapa pun harus selalu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas diri."

Dia berada di Bali bersama beberapa pengurus pusat PKS yang juga anggota DPR. Hadir dalam rangkaian konsolidasi tersebut, Sekretaris Jenderal PKS Taufiq Ridho, anggota Komisi XI Andi Rahmat, dan anggota Komisi III Fahri Hamzah.

Sementara itu dalam pembekalan Calon Anggota Dewan (CAD) se-Provinsi Bali di ruang serbaguna Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Bali di Denpasar Sabtu (19/10) malam, caleg asal Kabupaten Karang Asem I Gede Suteje ini menyinggung proses bergabungnya dengan PKS.

Gede memaparkan, ia akhirnya jatuh cinta pada PKS setelah mengetahui dan merasakan partai ini "jawaban" atas masa depan Bali, bahkan Indonesia.

"Saya dan teman-teman Bali lainnya merasakan keteduhan di bawah payung PKS. Kesan seram yang dibayangkan sebagian sahabat di sini terhadap PKS, ternyata bertolak belakang dengan fakta," ungkap I Gede Suteje.

Simpatisan, kader, hingga pengurus PKS, Gede menambahkan, ternyata sahabat yang bersahaja. Seluruh unsur PKS, katanya, menjunjung tinggi nilai toleransi dan menghargai keberagaman yang tumbuh di masyarakat Bali khususnya.

"Partai ini juga memiliki visi jauh ke depan bagi Indonesia, bukan untuk kelompok agama tertentu. Bahkan, visi lebih jauh, PKS juga berjuang mewujudkan peradaban kemanusian dan dunia yang lebih adil," ujarnya. (antaranews)

http://www.pkspiyungan.org/2013/10/anis-matta-hidup-indah-bila.html?m=1

Tuesday, September 17, 2013

Antar Almarhum Habib Munzir ke Pemakaman, Anis Batal Hadiri Pelantikan Walikota Bandung

BANDUNG - Senin(16/9) Presiden Partai Keadilan Sejahtera(PKS) Anis Matta turut berduka yang mendalam atas kepulangan Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa, pemimpin Majelis Rasulullah. Menerima kabar wafatnya ulama besar ini, Anis memutuskan tidak merampungkan rencana kerja dalam lawatannya di Jawa Barat.

Presiden PKS berada di Bandung sejak Minggu(15/9) dan berencana, antara lain, menghadiri pelantikan Ridwan Kamil sebagai Walikota Bandung dan Oded M. Danial selaku Wakil Walikota Bandung pada Senin siang.

Anis membatalkan rencana menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung yang khusus diagendakan untuk pelantikan dan pengambilan sumpah Walikota dan Wakil Walikota Bandung periode 2013-2018.

Anis Matta beserta beberapa elit Dewan Pimpinan Pusat(DPP) PKS yang menyertai kunjungannya segera menuju Jakarta. Selanjutnya, Anis dan rombongan turut menghadiri pemakaman almarhum Habib Munzir di kompleks Habib Kuncung, Kalibata, Jakarta Selatan.

"Beliau (Anis Matta) sangat kehilangan atas kepulangan Habib Munzir. Almarhum Habib Munzir merupakan salah seorang ulama besar dihormati dan diseganinya," ujar Ahmad Sahal, asisten Anis Matta, kepada wartawan yang menanyakan pembatalan Presiden PKS menghadiri pelantikan Ridwan-Oded.

Ridwan-Oded maju dalam ajang Pemilihan Walikota-Wakil Walikota (Pilwalkot) Bandung diusung oleh PKS. Oded sendiri adalah kader PKS.

Sahal menambahkan, "Pak Anis telah mengenal lama almarhum Habib Munzir. Mantan Wakil Ketua DPR itu, kata Sahal lagi, menimba ilmu yang tak terhingga dari sosok pemimpin majelis zikir terbesar di Indonesia itu." 

Sumber : http://pks.or.id/mobile/content.html?id=acb0b1ea-136e-4d9d-a080-9c339f61004f

Monday, September 9, 2013

Kyai Maksum: Pandai dan Berprilaku Baik, Anis Matta Layak Dipanggil Kyai




Bondowoso - Presiden PKS, Anis Matta, disambut oleh 1000 tokoh, ulama dan masyarakat di Bondowoso. Anis Matta yang didampingi oleh ketua umum DPW PKS Jawa timur, Hamy Wahjunianto, Sekretaris Umum DPW PKS Jawa Timur, Fraksi PKS di DPRD Jatim dan pengurus PKS Jawa Timur hadir memenuhi undangan dari KH Maksum, Pengasuh Pondok pesantren Al Islah, Bondowoso, Senin (2/9/2013) kemarin.


KH Maksum sengaja mengundang Anis Matta dalam agenda yang bertajuk "Dialog Kebangsaan" karena kapasitas mantan wakil Ketua DPR RI ini yang layak disejajarkan dengan Kyai.


"Anis Matta ini sudah layak dipanggil Kyai karena kepandaian dan prilakunya yang baik", ujar Kyai Maksum.


Sebelum dialoq kebangsaan ini, rombongan Anis Matta berkesempatan untuk sarapan dirumah kediaman KH Maksum.


Dalam pidatonya Anis Matta menyampaikan bahwa Indonesia memiliki karakter kebangsaan yang berbeda dari bangsa-bangsa yang lain. "Indonesia terbentuk dari banyak bangsa yang ada di Nusantara. Ada Jawa, Sunda, Madura, Bugis danlain-lain. Oleh karena itu karakter kita adalah beragam. Namun tetap harmoni" Jelas Anis

Anis Matta dan rombongan disambut dengan tabuhan hadrah dan barisan para santri.


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan