PKS NEWS UPDATE:
« »

Friday, May 13, 2016

Peringati ‪#‎Milad18PKS‬ , Balai Warga RW 07,Cipinang Besar Selatan,diserbu ratusan orang

Jakarta(08/06) .Gebyar Milad 18 PKS yang diselenggarakan oleh DPC PKS Jatinegara yang bertemakan "Isra' Mi'raj dan Perjuangan Palestina". Diselenggarakan di Balai Rw 07,CBS,Jatinegara,Jakarta Timur dihadiri oleh ratusan warga Kecamatan Jatiengara,yang terdiri dari orang tua dan anak-anak. Bebagai acara di hadirkan untuk memeriahkan Gebyar Milad 18 PKS di DPC Jatinegara ini. Seperti,Lomba Kultum Ustadzah,Lomba Mewarnai anak2,lomba membuat Poster dan juga ada Pelayanan Kesehatan Cek Gula darah dan asam urat secara Gratis yang di tujukan untuk para hadirin yang ikut serta memeriahkan acara ini. Panitia juga bekerjasama dengan ADARA Relief International,dimana ADARA ini ialah salah satu lembaga yang berkomitmen membantu warga Palestina khususnya untuk Kaum Wanita dan anak-anak. ADARA juga diberi kesempatan untuk mempresentasikan profile lembaga dan tujuan dari lembaga itu hadir di tengah-tengah Rakyat Indonesia. Bukan hanya itu saja. Panitia juga menghadirkan Bazar berbagai macam produk yang di ambil dari 8 DPRa yang ada di DPC PKS Jatinegara. Acara yang berlangsung +/- 4 Jam ini berlangsung sangat Khidmat. Berbagai hadiah doorprize pun juga disiapkan oleh panitia untuk dibawa pulang oleh pengunjung Gebyar Milad 18 PKS bagi mereka yang beruntung. ‪#‎BerkhidmatUntukMasyarakatJatinegara‬ (Foto : Abuy & Slamet Teks : Abuy )

Wednesday, January 20, 2016

Konsolidasi Kader DPC PKS Jatinegara



DPC PKS Jatinegara menggelar acara konsolidasi di Aula DPD PKS Jakarta Timur, Jl.Balai Pustaka, Rawamangun, Jakarta Timur (16/01). Acara ini dihadiri oleh ratusan kader PKS Jatinegara yang terdiri dari 8 Dewan Pengurus Ranting (DPRa) se Jatinegara.
Acara ini juga dihadiri oleh Ust.Suharsono,Lc.Msc,kehadiran beliau selaku pemberi Taujih untu menguatkan/mensolidkan Kader PKS se Jatinegara. Selain bertujuan untuk memperkokoh atau mensolidkan kader PKS Jatinegara sebagaimana yang disampaikan MC.
Dalam Acara ini juga DPC PKS Jatinegara merubah struktur kepengurusan. "Perubahan atau yang tepatnya Rotasi kepengurusan ini beralasan untuk mengisi ruang yang kosong pada struktur pengurusan, dikarenakan pengurus sebelumnya mengundurkan diri karena ada 1 dan 2 hal. Selain merubah nama-nama di struktur kepengurusan DPC PKS Jatinegara, kami juga menambahkan beberapa Bidang baru yang sesuai dengan arahan DPW ". Ujar Ahmad Firdaus selaku Sekretaris Umum DPC PKS Jatinegara.
Kepengurusan Baru Masa Khidmat 2015-2017
Ketua Umum: Addinul Khalish
Sekretaris Umum : Ahmad Firdaus
Bendahara Umum : Saiful
Seksi Kaderisasi : Dendy Wahyono
Seksi Kepemudaan : Fahmi Muzahar
Seksi Kepanduan dan Olahraga : Budi Mulyono
Seksi Perempuan dan Ketahanan Keluarga : Tisnowati
Seksi Kesejahteraan Rakyat : Rustadi
Teks & Foto : Donny / RPFJ / Humas PKS Jakarta

foto :
Peserta Konsolidasi Kader PKS Jatinegara tiba di DPD PKS JakTim


Registrasi Peserta


Pembukaan Konsolidasi


Sambutan Ketua DPC PKS Jatinegara H.Ahanas Saebu

Ust.Ust.Suharsono,Lc.Msc



Sekretaris DPC PKS Jatinegara Ahmad FIrdaus
Ketua DPC lama dan Ketua DPC Baru

Addinul Khalis Ketua DPC PKS Jatinegara


Saturday, November 14, 2015

Kemah Juara DPC PKS Jatinegara Part 1

Tonton Kemah Juara DPC PKS Jatinegara 2015


https://www.youtube.com/watch?v=Ng85EOWXuKk

HNW Jawab Tudingan PKS Bukan Asli Indonesia



METRO (14/11) - Partai Keadilan Sejahtera kembali menjawab pernyataan sejumlah pihak yang meragukan nasionalisme partai dakwah ini.  Menurut Wakil Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, PKS lahir dari rahim Indonesia. PKS hadir di Indonesia sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

“PKS kadang disebut dengan Wahabi, padahal kita tahu Kyai Haji Wahab Hasbullah pendiri NU. Kalau demikian PKS memang pendukung Kyai Wahab, atau bahasa arabnya Wahabi dan akhirnya juga mendukung Nahdhatul Ulama,” kata Hidayat yang akrab di panggil HNW dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tentang Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di Aula Gedung Wanita Metro, Jumat (13/11). 

Ia menambahkan, jika Wahabi diartikan terkait dan mengarah ke Arab Saudi, maka di sana tidak ada partai. Bagi Arab Saudi, partai termasuk bid’ah. Dalam sumber yang ada disebut-sebut jika bid’ah akan ke neraka. Maka jika PKS adalah partai yang disebut bid’ah maka tentu masuk neraka. 

“Bahasa mudahnya ngapain kita berjuang untuk membangun, merawat, serta berkhidmat untuk Indonesia melalui partai namun ujungnya harus ke neraka, tentu tidak demikian,” katanya.
NgapainPKS ikut Pilkada kemudian mengusung Pak Abdul Hakim dan Mas Muchlido di Metro, jika ujungnya juga harus masuk neraka, tentu kita tidak ingin seperti ini.” 
Menurut HNW, upaya beragam pihak untuk mendiskreditkan PKS sudah tidak relevan. Mereka harus mengoreksi tudingannya. “Sebab jika terus dilanjutkan maka akan timbul fitnah dan hal ini dapat dipidana,” tegasnya.
Keterangan Foto: Wakil Ketua MPR RI yang juga Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tentang Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di Aula Gedung Wanita Metro, Jumat (13/11). 
Sumber: http://nasional.republika.co.id

Salim Segaf: PKS Didirikan untuk Berkhidmat, Silakan Beri Kritik

BANJARMASIN (14/11) - Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri menegaskan identitas PKS sebagai partai dakwah kepada tokoh-tokoh muslim Banjarmasin. Salim juga mengajak mereka ikut berkontrobusi bagi kebaikan PKS.

"PKS sampai 2020 akan membangun rumah-rumah aspirasi sampai ke daerah-daerah. Majelis-majelis taklim, pesantren, dan masyarakat lainnya. Silakan beri kritikan untuk PKS ke situ. Partai ini didirikan untuk berkhidmat," ujar Salim saat berdialog dengan sekitar 150 tokoh masyarakat Banjarmasin di Hotel G-Sign, Jl Ahmad Yani, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (14/11/2015).
Tokoh-tokoh yang hadir dari majelis taklim, lembaga pendidikan Islam, pondok pesantren, organisasi Islam, dan  pengurus masjid.  Dalam dialog itu, beberapa tokoh menyampaikan kritikan untuk PKS agar konsisten sebagai partai dakwah yang memperjuangkan Islam, serta memberi harapan agar PKS benar-benar menjadi rahmat bagi semua golongan.
Salim mengatakan, sejak awal PKS (PK sebelumnya) didirikan dengan asas Islam sebagai partai dakwah. Politik hanya sebagai sarana berkhidmat untuk masyarakat.
Oleh karena itu, lanjut menteri sosial era pemerintahan SBY ini, setiap kader PKS di manapun posisinya harus memahami betul visi partai dakwah dan ikhlas melayani masyarakat.
"Kalau ada kader yang tidak siap berkhidmat untuk rakyat, pecat saja sudah. Kalau ada laporan-laporan dan sudah diingatkan, tidak dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, kalau dia misalnya anggota dewan, kita PAW (Pergantian Antar Waktu)," jelas doktor lulusan Madinah, Arab Saudi ini.
Dalam kesempatan tersebut, Salim juga mengajak para tokoh Banjarmasin untuk memberi dukungan kepada kader PKS, Ibnu Sina, menjadi Walikota Banjarmasin pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang.
"Mari sama-sama kita doakan dan kita dukung untuk kemenangan kader PKS dalam pilkada nanti. Semoga dapat mengemban amanah sebaik-baiknya. Insya Allah," seru Salim.
Diketahui, PKS mengusung kadernya yang juga anggota DPRD Provinsi Kalsel sebagai calon walikota Banjarmasin dalam pilkada 9 Desember mendatang. Ibnu Sina berpasangan dengan Hermansyah yang juga anggota DPRD Kalsel dari Fraksi PDIP. Pasangan nomor urut tiga ini didukung Hanura, PAN, dan Gerindra.
Keterangan Foto: Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri memberikan sambutan pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah Dakwah (Rakorwilda) Kalimantan di Hotel G-Sign, Jl Ahmad Yani, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (14/11/2015).  

Tuesday, October 27, 2015

Hidayat Nur Wahid (HNW) Serukan Perlunya Resolusi Jihad Jilid II

 
 
JAKARTA (27/10) – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menyerukan perlunya deklarasi Resolusi Jihad Jilid II untuk mengatasi beragam persoalan yang mendera bangsa Indonesia saat ini.

Hidayat menyampaikan hal ini dalam Seminar Nasional “Aktualisasi Sumpah Pemuda di Kalangan Santri”, Senin (26/10) di Gedung Parlemen, Jakarta.

“Banyak darurat di negeri ini, mulai darurat narkoba, darurat kejahatan terhadap anak, darurat pornografi, korupsi, asap, dan sebagainya. Untuk itu para santri perlu mendeklarasikan Resolusi Jihad Jilid II guna mengatasi persoalan-persoalan itu,” kata Hidayat.

Sebagaimana Resolusi Jihad sebelumnya yang dideklarasikan oleh Hadratussyeikh KH Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), para santri harus menggelorakan semangat juang guna membantu menyelesaikan beragam persoalan bangsa saat ini.

Resolusi Jihad dideklarasikan tanggal 22 Oktober 1945 untuk menjaga dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang diproklamasikan 17 Agustus 1945. Ketika itu Hasyim Asyhari mengeluarkan fatwa wajib hukumnya bagi setiap santri atau muslim untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari para penjajah, yang ingin kembali menguasai Indonesia.

Setiap santri yang gugur dalam menegakkan fatwa tersebut dikategorikan sebagai mati syahid. Deklarasi Resolusi Jihad itu kemudian mulai tahun ini dijadikan sebagai Hari Santri Nasional.

“Jadi sangat layak kalau saat ini digelorakan lagi Resolusi Jihad Jilid II,” tandas Wakil Ketua Majelis Syuro PKS tersebut.

Hidayat menyatakan, berdasar data dari Kementerian Agama RI jumlah santri di Indonesia mencapai 3,9 juta. Dengan jumlah yang sangat signifikan ini, peran santri amat strategis untuk membantu pemerintah menyelesaikan beragam persoalan yang kini dihadapi bangsa Indonesia.

“Jumlah yang signifikan ini juga harus diikuti dengan peran santri yang signifikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuh Hidayat dalam seminar yang juga menghadirkan Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin, Pimpinan Ponpes Modern Gontor KH Hasan Abdullah Sahal, dan pembicara lainnya.

Hidayat mengemukakan, peran santri sejak dulu sangat signifikan dalam sejarah pergerakan bangsa Indonesia. Bahkan organisasi pemuda yang pertama berdiri di Indonesia didirikan oleh para santri, yakni Jamiatul Kheir yang didirikan tahun 1901.

“Dan di era sekarang pun terbuka kesempatan dan peluang bagi para santri untuk melanjutkan kiprah pada pendahulunya, yang telah berjuang mempertahankan dan mengisi kemerdekaan,” tutupnya. [pks.id]

Keterangan Foto: Hidayat Nur Wahid (kanan) menyampaikan pandangannya dalam Seminar Nasional “Aktualisasi Sumpah Pemuda di Kalangan Santri”, Senin (26/10) di Gedung Parlemen, Jakarta.

posted by @Adimin
Share this article :

Pesan Ketua DPW Syakir Purnomo untuk DPD PKS Jakarta Pusat

 
 
Jakarta (25/10 – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta Syakir Purnomo menyampaikan 2 (dua) pesan untuk segenap pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Jakarta Pusat. Syakir menyampaikan hal ini secara khusus untuk majunya kinerja PKS Jakarta Pusat dalam Berkhidmat untuk Rakyat.
“Pertama, ashlihu anfusakum. Maksudnya, perbaiki diri anda, begitu pun juga saya,” tutur Syakir di sela-sela pelaksanaan Musyawarah Daerah (musda) keempat PKS Jakarta Pusat di Gedung Joeang, Menteng, Minggu (25/10).
Yang kedua, Syakir berpesan agar PKS Jakarta Pusat fokus untuk mengemban amanah dakwah (waroqizu da’watakum). “Fokus kepada kerja anda, dakwah anda, dalam mengemban amanah untuk berkhidmat untuk rakyat,”tambah Syakir.
Terakhir, jika komitmen melakukan dua hal tersebut, maka bukan tidak mungkin PKS Jakarta Pusat akan memimpin umat dengan sebaik-baik mungkin (waquudu ummatakum bil khoir). “Dan itulah diantara tanda-tanda kemenangan yang Allah berikan kepada kita,” jelas Syakir.
Sebagaimana diketahui, hari ini PKS Jakarta Pusat menyelenggarakan Musda keempat dengan mengusung konsep Budaya Betawi. Beragam budaya Betawi pun dihadirkan, mulai dari Palang Pintu, Berbalas Pantun, Roti Buaya, hingga Ondel-Ondel. Hal tersebut dilakukan PKS Jakarta Pusat sebagai bagian dari cara berdakwah melalui budaya kepada masyarakat setempat.

Sepotong Epos dari Musda saat Terik Jakarta



Kemarin teriknya menyengat pada tiap sudut Jakarta. Semakin nampak Jakarta kian gersang. Terlebih hiruk-pikuk Jakarta yang menjadi poros peta politik nasional, menambah panas kian menampar.
“Adakah tersisa epos tauladan yang membuat hati teduh?” Gumamku, saat menggilas aspal Jakarta bersama seorang sahabat, kemarin.
Sepanjang perjalanan menuju rumah. Otak ini terus berputar. Di tengah terik ini pasti ada secarik hikmah yang bisa kupetik. Tapiiii….apa ya? Ahh…sudahlah nanti saja, kuturuti kata hati ini.
Setibanya di rumah. Sejenak melepas rindu dengan bintang-bintangku. Cipika-cipiki menjadi ritual yang menghangatkan, meski saya baru beberapa jam saja berpisah dari anak-anak.
Partai Keadilan Sejahtera di tiga titik mengadakan Musyawarah Daerah (Musda) Jakarta Barat, Utara dan Pusat
(26/10)
Siang kemarin tak ada petir yang menggelegar. Namun pesan singkat dan padat yang disampaikan Syakir Purnomo, Ketua DPW PKS Jakarta, bahwa;
“Mengingatkan para kader dan simpatisan untuk dapat menjalankan Visi PKS di tahun 2020.
Yaitu menjadi partai dakwah yang kokoh dalam berkhidmat untuk ummat, bangsa dan negara.“
“PKS adalah partai dakwah yang menjadikan panglima segala kegiatan dan perjuangan kita,” tambahnya.
Membacanya, cukup membuat hati ini bergetar. Walau tak seruangan dengan beliau.
Di tambah lagi warning yang disampaikan dalam Pidato LPJ Ketua DPD Jakpus Ir. M. Agus Setiawan (Ketua DPD PKS Jakpus 2010-2015)
“Partai bukan tempat mencari rejeki, apalagi menjadi selebriti, partai adalah tempat orang-orang yang ingin memberi kontribusi.”
Rangkaian puzzle kebaikan ternyata tak terhenti pada lisan saja. Genta kepedulian di arena Musda juga mengalir untuk saudara-saudara kita yang terkena dampak asap yang kian parah.
Tercatat 10 juta dari kas DPD PKS Jakarta Pusat di tambah lima juta donasi tambahan di galang saat Musda masih berlangsung.
Genta PKS adalah bunyi cinta dan kepedulian. Bunyinya tak ingin membuat gaduh. Bunyinya adalah suara hati yang mengajak kita semua. Untuk berempati dan mau berkontribusi bagi saudara-saudara kita yang terkena dampak asap.
Hadir dalam setiap denyut duka rakyat. Hadir dan hapus setiap luka rakyat. Tanda jargon berkhidmat untuk rakyat menemui ujian di tingkat realitas. Mampukah PKS setiap saat berada dalam denyut nadi rakyat untuk hadirkan solusi?
Apa yang kami lakukan, jelas belum seberapa dibanding penderitaan saudara-saudara kami di daerah bencana asap. Mohon maaf, namun kami terus berusaha, #GentaPKS, ujar Presiden PKS di laman facebooknya.
Apa yang dilakukan para pimpinan PKS dan pada saat Musda kemarin. Membuat saya teringat akan pesan Pak Hoegeng.
“Pemerintahan yang bersih harus dimulai dari atas. Seperti halnya orang mandi, guyuran air untuk membersihkan diri selalu dimulai dari kepala.”
Bila dianalogikan untuk PKS. Hal ini sedang kita saksikan bersama dan terjadi, semoga tetap istiqomah, selamanya.
Apa yang dilakukan oleh PKS, pemimpin dan kadernya. Sebenarnya adalah sebuah kompetisi ma’ruf.
Seperti yang dikatakan oleh Steve Young.
“Prinsipnya adalah berkompetisi melawan diri Anda sendiri. Ini mengenai pertumbuhan diri sendiri, untuk menjadi versi diri Anda yang lebih baik daripada kemarin.”
Sepotong epos dari Musda saat terik Jakarta. Bekerjasama seperti merangkai puzzle. Kita disatukan dengan berbagai potongan karakter. Berbeda untuk bersatu. Bukan bersatu untuk berbeda.
Saya berharap, kita tak hanya menikmati sepotong epos dari Musda saat terik Jakarta saja?
Namun bisa menjadi bagian berkontrbusi berkhidmat untuk rakyat.
Sekarang dan selamanya.
Aamiin….
(Catatan akhir pekan seorang kader di Timur Jakarta, Kramat Jati)

Monday, October 26, 2015

Sohibul Iman: Politik itu Sarana Berkhidmat untuk Rakyat



BINJAI (25/10) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menegaskan kembali pandangan PKS terhadap dunia politik. Bagi PKS yang ber-platform partai dakwah, politik hanyalah sarana untuk berkhidmat untuk rakyat sebagai wujud pengabdian kepada Allah SWT.
"Bagi PKS arti politik adalah memberikan khidmat kepada rakyat setiap saat sepanjang hayat," ujar Sohibul Iman saat memberi pembekalan dalam Musyawarah Daerah (Musda) PKS Kota Binjai, Sumatera Utara, Ahad (25/10/2015).
Pria yang akrab disapa Kang Iman ini mengajak seluruh kader PKS untuk melaksanakan tiga hal yaitu dukung sepenuhnya untuk kemenangan di pilkada, lalu doakan setelah menang agar tetap istiqomah, dan ingatkan bila ada penyimpangan.
Maka setelah menang, lanjut mantan wakil ketua DPR ini, menjaga kemenangan agar tetap dalam tujuannya yaitu mempergunakan kekuasaan untuk berkhidmat sepenuhnya kepada rakyat.
"Bagaimana dengan kekuasaan dapat menjadikan baldatun toyyibatun wa robbun ghofur bagi daerah yang dikelolanya," tutur Sohibul Iman.
Dalam kunjungannya ke Sumut, Sohibul Iman juga merasakan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan juga telah sampai ke Medan. Meski tidak separah Riau, Sumsel dan Kalteng, polusi asap yang mencapai Medan sudah sangat mengganggu aktivitas dan kesehatan warga.
Sohibul Iman menyerukan kader PKS di Sumut, khususnya Binjai juga memberi perhatian terhadap masyarakat yang menjadi korban asap.
"Politik itu berkhidmat untuk rakyat. Karena itu, selain fokus pada pilkada, bantu masyarakat yang kesusahan karena asap. Beri pelayanan kesehatan, bersinergi dengan unsur masyarakat lainnya," pungkas Iman.
Keterangan Foto: Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman saat memberi pembekalan dalam Musyawarah Daerah (Musda) PKS Kota Binjai, Sumatera Utara, Ahad (25/10/2015). Foto - Muhammad Hilal / Relawan PKS Foto.

PKS Banjarmasin Siap Tampung Pengungsi Asap Kalteng



BANJARMASIN (26/10) – Bencana kabut asap yang semakin parah di Provinsi Kalimantan Tengah menggerakkan seluruh kader PKS untuk berkontribusi melalui Gerakan Nasional Tanggap Asap #GentaPKS. Bahkan, tanda pagar #GentaPKS berhasil memuncakitrending topic di twitter beberapa hari lalu.
Salah satu wujud khidmat kepada rakyat Indonesia, DPD PKS Kota Banjarmasin membuka pintu kantor selebar-lebarnya guna menjadi tempat evakuasi para korban asap, terutama para ibu hamil, bayi, dan anak-anak balita.
“Kami telah menyiapkan Kantor DPD PKS Banjarmasin di Jalan S.Parman, Banjarmasin sebagai rumah singgah bagi korban bencana asap Kalteng,” kata Ketua DPD PKS Banjarmasin, Hendra.
Hendra menjelaskan aksi ini dilakukan karena bencana asap di Palangka Raya semakin parah. Banyak warga yang mengevakuasi anak bayi dan balita agar terhindar dari dampak negatif yang ditimbulkan karena pekatnya kabut asap.
“Mekanisme pendaftaran melalui Kepanduan PKS Kalteng. Tapi jikalau tidak sempat, tetap kami layani langsung di DPD PKS Banjarmasin,” jelasnya.
Keterangan Foto: Ketua DPD PKS Banjarmasin, Hendra.
Sumber: Humas PKS Banjarmasin

Monday, August 3, 2015

PKS Jatinegara Gelar Halal Bi Halal di Tempat Terbuka



Mc Acara : Abdul Rozak dan M.Iqbal 


   Pelaksanaan Hala Bi Halal tidak mesti dilakukan di ruangan tertutup,ber AC dll,contohnya yang di lakukan oleh DPC PKS Jatinegara. Tepat pada hari Minggu, tgl 2 Agustus 2015 DPC PKS Jatinegara menggelar acara Halal Bi Halal di Taman Viaduk Cipinang Besar Utara,tema acara ni adalah " Saatnya Ukhuwah Berbuah 10.000 Kader Baru akan Merekah" . Acara ini di hadiri oleh kader-kader sejati PKS Jatinegara, kurang lebih 200 an kader menghadiri acara ini.


   "Maksud dari Tema yang kita canangkan ini ialah,semoga rekruitmen yang kita lakukan dengan berbagai cara dapat teruwujud ( akan Mekar seperti Bunga) " Ujar Ahmad Firdaus kepada team media Jatinegara .

   Acara yang di awali dengan Tasmi' surat Al Baqoroh 1-30 dan dilanjutkan dengan menyayikan lagu Indonesia Raya serta Mars PKSini,berlangsung aman dan meriah. Acara ini juga di hadiri oleh Ust. DIte Abi Manyu selaku Ketua DPD PKS Jakarta Timur dan KH.Tolha Nuhin Lc selaku Ketua kaderisasi DPW PKS Jakarta.
Tasmi' yang dibawakan oleh Saudari Syifa (Anak dari Ka.DPC JTN)

Para Tamu HBH menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKS
Ust. Tolha dan Ust. Dite

  Acara ini juga dimeriahkan dengan performance anak kader,yakni nasyid dan penampilan-penampilan lainya,Taujih dari Ust. Tolha dan juga Tukar Kado yang di Komdandoi oleh RKI DPC PKS Jatinegara. Panitia HBH DPC PKS Jatinegara juga menyiadakan Konsumsi secara cuma-cuma untuk para tamu HBH, yakni ada Bubur Ayam,Bubur Kacang Hijau,Dimsum, dan es cincau.
Performance Anak Kader DPRa PKS Cip.Muara

Performance Anak Kader DPRa PKS CBU

Performance Anak Kader
  " Saya selaku ketua DPC PKS Jatinegara mengucapkan jazakumullah katsir kepada seluruh kader yang telah hadir dalam acara ini, semoga tema yang kita canangkan yaitu " Saatnya Ukhuwah Berbuah 10.000 Kader Baru akan Merekah" dapat terwujud. Dan saya pribadi dan atas nama Struktur juga mengucapkan Taqabbalallahu Minna Wa Minku dan saya juga mohon maaf atas kekurangang-kekurangan atau kesalahan-kesalahan yang mungkin tidak berkenan di hati antum/na semua. " Brikut ujar H.Ahanas Saebu saat memberikan sambutannya
Ketua DPC PKS Jatinegara. H. Ahanas Saebu


  Dalam acara ini juga,Kaderisasi DPC PKS Jatinegara memberikan Rewads kepada Kader dan anak kader yang banyak mengkhatamkan Al Qur'an saat bulan Ramadhan. Pak Hasan namanya,Alhamdulillah beliau mendapat Rewads dari DPC PKS Jatinegara karena dapat merapungkan Khatam Qur'an sebanyak 5 kali Khatam.

Penyerahan Rewads kepada Bpk. Hasan


Tuesday, March 24, 2015

Renungan Malam



Sahabat, putaran roda kehidupan terus menggelinding. Tak pernah berhenti bahkan sekalipun kita telah berada di dalam kubur. Kesulitan dan kemudahan selalu ada dalam lakon kita. Silih berganti seperti malam dan siang. Juga embun dan mentari yang bergantian datangnya. Nasehat bijak dari penulis yang sekaligus juga sebagai hafizh ( hafal qur'an ), Syaikh Aidh AlQarni ; "Senantiasalah optimis meskipun engkau dalam puncak kesusahan" Selamat malam sahabat. Maafkan segala kesalahanku padamu. Moga persahabatan kita tak terhenti hanya di dunia. Namun bersambung di tempat terindah, Firdaus...aamiin Dari sahabatmu, Bang Joy😭😘

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons | Re-Design by PKS Piyungan